Seringkali kita tertarik mengikuti bisnis yang ditekuni orang lain yang sudah kelihatan sukses. Padahal yang namanya kesuksesan tersebut sebenarnya bukan tergantung dari jenis pekerjaanya saja, melainkan faktor utamanya adalah sejauh mana pelaku bisnisnya memahami seluk beluk tentang bisnis tersebut serta keuletan dan kesabaran dalam menjalankan bisnisnya.

Tak terkecuali dalam bisnis di bidang perteluran ini, melihat tetangga sebelah kelihatan enak dalam menjalankan bisnisnya mulailah mencoba untuk ikut-ikutan. Tanpa memahami medan dan hanya membayangkan keuntungan yang akan didapatkan langsung terjun kelapangan. Karena menawarkan dengan harga yang lebih murah tidak diambil barangnya maka harga pun diturunkan lagi, keuntungan pun semakin ditipiskan. Meskipun sudah menjual dengan harga yang jauh lebih rendah tetap saja belum bisa merebut pasarnya, cita-cita awal yang semula ingin mendapatkan keuntungan sudah terlupakan. Sekarang yang ada hanya emosi di hati bagaimana caranya agar tetangga sebelah tersebut tidak bisa jalan bisnisnya. Itulah sedikit gambaran tentang para pebisnis pemula yang masuk dalam dunia bisnis perteluran pada umumnya.

Urusan bisnis sangat jauh berbeda dengan urusan akademis. Dalam hal akademis siapa saja yang yang mau belajar pasti bisa dan akan mendapatkan hasil yang sama jika dihadapkan pada persoalan yang sama. Berbeda dalam urusan bisnis, kalo sudah menyangkut urusan rejeki kita harus benar-benar bisa memahami bahwa pekerjaan apapun bisa ditiru tapi hasilnya pasti tetap akan berbeda.

Seringkali kita mendapati hal-hal yang tidak realistis dan logis dalam urusan bisnis. Mahal belum tentu tak laku dan murah belum tentu selalu laris manis. Jadi sebaiknya anda harus berpikir dua kali untuk memulai suatu pekerjaan, apakah anda sudah benar-benar siap dan memahami seluk beluk tentang pekerjaan tersebut ataukah hanya sekedar merasa bisa dan panas hati karena melihat kesuksesan orang lain. Yang jelas sebuah keberhasilan itu akan di dapatkan oleh orang yang benar-benar menguasai dalam bidangnya.


0 comments so far,add yours